Kamis, 21 Oktober 2010

HIDUP = SEMANGAT

Hari ini tgl 22 oktober 2010 jam 7.15, saya mendapatkan kata-kata yang oke banget. hahaha
semoga kata-kata ini dapat menjadi inspirasi kita semua :)

1. ada dua cara untuk menghadapi kesulitan : mengubah kesulitan itu atau mengubah diri sendiri untuk menghadapinya (Phyllis Bottome, 1884-1963, novelis Inggris)

2. orang-orang pesimistis melihat kesulitan dalam setiap kesulitan. orang optimistis melihat kesempatan dalam setiap kesulitan (Wiston Churchill, perdana menteri Inggris)

3. jika ingin mengambil, kita harus memberi terlebih dahulu. Inilah awal mula kecerdasan (Lao Tzu, 600-531 SM, filsuf Cina)

4. sukses berkaitan dengan tindakan. orang-orang yang sukses terus maju, pernah membuat kesalahan, namun tidak pernah menyerah (Conrad Hilton, pendiri jaringan hotel hilton)

5. kebahagiaan selalu tampak kecil saat kita mendapatkannya, tapi coba biarkan kebahagiaan itu pergi. saat itulah kita akan merasakan betapa besar dan berharganya kebahagiaan itu (Maxim Gorky, 1868-1936, novelis dan penulis skenario Rusia)

6. jika kita merasa hidup miskin, jangan salahkan kemiskinan itu ; salahkan diri sendiri dan katakan bahwa kita bukan orang yang mampu meraih kekayaan. bagi orang kreatif tidak ada istilah kemiskinan dan tidak ada orang miskin di mana pun tempatnya (Rainer Maria Rilke, 1875-1926, novelis Austria)

7. orang pesimis selalu mempersulit kesempatan yang dimiliki. orang optimis selalu menciptakan kesempatan dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi (Harry S Truman, 1884-1972, presiden ke-33 AS)

8. kunci perubahan adalah melepaskan diri dari ketakutan (ROsanne Cash, penulis dari AS)

9. langkah terbaik untuk mendapatkan ide bagus adalah membuat ide sebanyak mungkin (Randall Jarrel, 1914-1945, pujangga AS)

10. pengalaman bukanlah apa yang terjadi pada kita, tapi apa yang kita lakukan pada kejadian yang menimpa kita (Aldous Huxley, 1894-1963, penulis Inggris)

11. kebahgiaan adalah keharmonisan dari apa yang kita pikirkan, apa yang dikatakan, dan apa yang dikerjakan (Mahatma Gandhi, 1869-1948, pemimipin politik dan spiritual India)

12. ilmu menata pengetahuan, kearifan menata kehidupan (Immanuel Kant, filsuf Jerman)

13. hidup bukanlah tentang menemukan dirimu sendiri. hidup adalah tentang menciptakan dirimu sendiri (George Bernard Shaw, penerima nobel sastra asal Irlandia)

14. buta huruf tentang masa depan bukan bagi mereka yang tidak bisa membaca dan menulis. tapi mereka yang tidak bisa belajar dan meninggalkan belajar (Alvin Toffler, penulis Amerika)

15. waktu tidak akan cukup kecuali kita menyediakannya (Malcolm Forbes, 1919-1990, penulis AS)

16. dalam hidup, pikiran kita bisa menjadi penghalang terbesar, tergantung bagaimana kita memanfaatkannya (Hillary Swank, aktris AS)

17. kepuasan membuat orang-orang miskin menjadi kaya; ketidakpuasan membuat orang-orang kaya menjadi miskin (Benjamin Franklin,1706-1790, penulis dan diplomat AS)

18. anugerah pertama dalah kehidupan. anugerah kedua adalah cinta. anugerah ketiga adalah pengertian (Marge Piercy, novelis)

19. keberanian sejatinya hanya kerelaan untuk merasa takut terhadap suatu hal, namun tetap menghadapinya (Dr. Robert Anthony, pakar motivasi)

20. salah satu konstan yuang terjadi dalam kehidupan adalah perubahan (Francois de la Rochefoucauld, 1613-1680, penulis klasik Prancis)

21. sesungguhnya manusia telah meraih kebebasan persis saat mengaharapkan kebebasan itu sendiri (Voltaire, 1694-1778, filsuf Prancis)

22. kemarin adalah kenangan hari ini ; besok adalah cita-cita hari ini (Khalil Gibran, pujangga)

23. kegagalan adalah batu loncatan menuju kehebatan (Oprah Winfrey)

24. apalah arti hidup saya jika tidak banyak memberi manfaat kepada orang lain (Johan Wofgang Von Goethe, penulis Jerman)

25. kehidupan kita hanya kan membaik ketika kita mengambil resiko dan resiko pertama serta tersulit yang bisa kita ambil adalah bersikap jujru kepada diri kita sendiri (Walter Anderson, editor majalah parade)

26. memiliki pikiran yang indah mungkin hal yang baik, tapi anugerah yang paling besar adalah menemukan hati yang bersih (Russel Crowe)

27. ketika kita menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta menyatu membantu kita mewujudkannya (Paulo Coelho, novelis Brazil)

28. janganlah menangis saat matahari menghilang sebab air mata tak akan membiarkan kita melihat bintang-bintang :) (Violetta Parra, 1917-1967, pencipta lagu asal Cile)

29. kemenangan paling berharga dalam hidup bukanlah tidak pernah gagal, tapi bagaimana kita bisa bangkit setiap kali menemui kegagalan (Nelson Mandela, presiden Afrika Selatan, peraih nobel perdamaian)

30. tak seorang pun dapat membuat kita rendah diri, kecuali kita sendiri mengizinkannnya (Eleanor Roosevelt, 1884-1962, diplomat AS)

31. mengetahui sisi gelap dalam diri kita adalah hal yang paling baik untuk menghadapi sisi gelap orang lain (Carl Gustav Jung, 1875-1961, psikiater Swiss)

32. energi positif dan negatif bisa ditukar seperti perdagangan yang adil, semakin banyak yang diberikan, semakin banyak pula yang diterima (Master Jin Kwon, guru seni bela diri Korea Selatan)

33. optimisme adalah keberanian moral sesungguhnya (Sir Ernest Henry Shavkleton, penjelajah legendaris dari Inggris)

34. jika kita termasuk orang sedang menunggu datangnya peluang, kita adalah bagian dari manusia pada umumnya (Edwar de Bono, psikolog, penulis, dan konsultan asal Malta)

35. tiap orang pasti memiliki ide. namun, hanya mereka yang berbuat sesuatu untuk merealisasikan ide tersebut yang dapat membuat perbedaan (Nolan Bushnell, pengusaha, pendiri Atari Inc dan Chuck E Cheese)

36. SEMANGAT adalah salah satu mesin terkuat kesuksesan. ketika kita melakukan sesuatu, lakukanlah sekuat tenaga. curahkan seluruh jiwa. tandai dengan kepribadian sendiri. jadilah aktif, energik, bersemangat dan setia, dan kita akan mencapai tujuan. tak ada hal besar yang dicapai tanpa semangat (Ralph Waldo Emerson, penulis essay dan pujangga Amerika )

semoga hidup kita menjadi lebih baik kawan (^.^). tetap semangat untuk menjalani hidup.
Terimakasi Allah, telah memberikan karunia dan kesempatan untuk hamba hidup sampai hari ini.
i love you mampap love you so much.

Selasa, 19 Oktober 2010

Teknik Pendekatan Untuk Mempengaruhi Keputusan Konsumen

Teknik – teknik pendekatan untuk mempengaruhi keputusan konsumen :

1.Teknik Pendekatan Stimulus Respon
Teknik ini merupakan teknik penyampaian ide-ide atau pengetahuan tentang suatu produk dan merek kepada konsumen agar konsumen tertarik atau termotivasi untuk mengambil keputusan membeli produk-produk yang disampaikan tersebut.

2.Teknik Pendekatan Humanistik
Teknik ini merupakan teknik pendekatan yang bersifat manusiawi. Dalam teknik ini keputusan membeli sepenuhnya diserahkan kepada konsumen yang bersangkutan.

3.Teknik Pendekatan Kombinasi antara Stimulus-Respon dan Humanistik
Teknik ini merupakan teknik pendekatan dari hasil kombinasi antara teknik stimulus-respon dan teknik humanistik.

4.Teknik Pendekatan Dengan Komunikasi yang Persuasif
Teknik ini merupakan teknik pendekatan dengan. menggunakan komunikasi persuasif.

*Referensi : http://unyilcindy.wordpress.com/2010/10/14/tugas-softkill-minggu-4/

Kesimpulan dari tulisan diatas adalah dalam mempengaruhi konsumen yang dapat kita lakukan adalah menjelaskan tentang produk tersebut secara menarik, mengambil hati para pembeli dengan komunikasi yang baik dan benar. Agar peroses penawaran peroduk berjalan dengan lancar.

Senin, 18 Oktober 2010

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen

Faktor Faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen


Menurut James F. Engel – Roger D. Blackwell – Paul W. Miniard dalam Saladin (2003 : 19) terdapat tiga faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen yaitu :

Pengaruh lingkungan, terdiri dari budaya, kelas sosial, keluarga dan situasi. Sebagai dasar utama perilaku konsumen adalah memahami pengaruh lingkungan yang membentuk atau menghambat individu dalam mengambil keputusan berkonsumsi mereka. Konsumen hidup dalam lingkungan yang kompleks, dimana perilaku keputusan mereka dipengaruhi oleh keempat faktor tersebut diatas.

Perbedaan dan pengaruh individu, terdiri dari motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, sikap, kepribadian, gaya hidup, dan demografi. Perbedaan individu merupkan faktor internal (interpersonal) yang menggerakkan serta mempengaruhi perilaku. Kelima faktor tersebut akan memperluas pengaruh perilaku konsumen dalam proses keputusannya.

Proses psikologis, terdiri dari pengolahan informasi, pembelajaran, perubahan sikap dan perilaku. Ketiga faktor tersebut menambah minat utama dari penelitian konsumen sebagai faktor yang turut mempengaruhi perilaku konsumen dalam penambilan keputusan pembelian.

*REFERENSI : http://teddykw2.wordpress.com/2008/03/01/faktor-faktor-yang-mempengaruhi-perilaku-konsumen/

Kesimpulan yang dapat saya ambil dari blog ini adalah faktor-faktor dari pengaruh pembelian konsumen banyak di pengaruhi oleh faktor budaya, sosial, pribadi dan psikologi. jadi keingina dan kebutuhan konsumen dipengaruhi oleh faktor tersebut.
Pendapat saya tentang blog ini adalah bagus dan dapat memudahkan saya untuk mengerti tentang pengaruh perilaku konsumen dengan baik.

Kajian Dalam Perilaku Konsumen

PASAR SASARAN

Selama ini terlihat gejala semakin banyak perusahaan memilih pasar sasaran yang akan dituju, keadaan ini dikarenakan mereka menyadari bahwa pada dasarnya mereka tidak dapat melayani seluruh pelanggan dalam pasar tersebut. Terlalu banyaknya pelanggan, sangat berpencar dan tersebar serta bervariatif dalam tuntutan kebutuhan dan keinginannya.

Jadi arti dari pasar sasaran adalah : Sebuah pasar terdiri dari pelanggan potensial dengan kebutuhan kalau keinginan tertentu yang mungkin maupun mampu untuk ambil bagian dalam jual beli, guna memuaskan kebutuhan atau keinginan tersebut. Karena konsumen yang terlalu heterogen itulah maka perusahaan perlu mengkelompokkan pasar menjadi segmen-segmen pasar, lalu memilih dan menetapkan segmen pasar tertentu sebagai sasaran.

Dengan adanya hal ini, maka perusahaan terbantu untuk mengidentifikasi peluang pasar dengan lebih baik, dengan demikian perusahaan dapat mengembangkan produk yang tepat, dapat menentuan saluran distribusi dan periklanan yang sesuai dan efisien serta mampu menyesuaikan harga bagi barang atau jasa yang ditawarkan bagi setiap target pasar.

Dalam menerapkan pasar sasaran, terdapat tiga langkah pokok yang harus diperhatikan, yaitu:

1. Segmentasi Pasar
Segmentasi Pasar adalah kegiatan membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk kedalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) yang bersifat homogen. Berdasarkan definisi diatas diketahui bahwa pasar suatu produk tidaklah homogen, akan tetapi pada kenyataannya adalah heterogen. Pada dasarnya segmentasi pasar adalah suatu strategi yang didasarkan pada falsafah manajemen pemasaran yang orientasinya adalah konsumen. Dengan melaksanakan segmentasi pasar, kegiatan pemasaran dapat dilakukan lebih terarah dan sumber daya yang dimiliki perusahaan dapat digunakan secara lebih efektif dan efisien dalam rangka memberikan kepuasan bagi konsumen.

2. Penetapan Pasar Sasaran ( Target market)
Adalah merupakan kegiatan yang berisi dan menilai serta memilih satu atau lebih segmen pasar yang akan dimasuki oleh suatu perusahaan. Apabila perusahaan ingin menentukan segmen pasar mana yang akan dimasukinya, maka langkah yang pertama adalah menghitung dan menilai porensi profit dari berbagai segmen yang ada tadi.

Maka dalam hal ini pemasar harus mengerti betul tentang teknik-teknik dalam mengukur potensi pasar dan meramalkan permintaan pada masa yang akan datang. Teknik-teknik yang dipergunakan ini sangat bermanfaat dalam memilih pasar sasaran, sehingga pemasar dapat menghindarkan kesalahan-kesalahan yang bakal terjadi, atau paling tidak menguranginya sekecil mungkin dalam prakteknya.

Maka untuk tujuan tersebut perusahaan harus membagi-bagi pasar menjadi segmen-segmen pasar utama, setiap segmen pasar kemudian dievaluasi, dipilih dan diterapkan segmen tertentu sebagai sasaran.

Dalam kenyataannya perusahaan dapat mengikuti salah satu diantara lima strategi peliputan pasar, yaitu:

Konsentrasi pasar tunggal, ialah sebuah perusahaan dapat memusatkan kegiatannya dalam satu bagian daripada pasar. Biasanya perusahaan yang lebih kecil melakukan pilihan ini.

  • Spesialisasi produk, sebuah perusahaan memutuskan untuk memproduksi satu jenis produk. Misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk memproduksi hanya mesin tik listrik bagi sekelompok pelanggan.
  • Spesialisasi pasar, misalnya sebuah perusahaan memutuskan untuk membuat segala macam mesin tik, tetapi diarahkan untuk kelompok pelanggan yang kecil.
  • Spesialisasi selektif, sebuah perusahaan bergerak dalam berbagai kegiatan usaha yang tidak ada hubungan dengan yang lainnya, kecuali bahwa setiap kegiatan usaha itu mengandung peluang yang menarik.

Peliputan keseluruhan, yang lazim dilaksanakan oleh industri yang lebih besar untuk mengungguli pasar. Mereka menyediakan sebuah produk untuk setiap orang, sesuai dengan daya beli masing-masing.

3. Penempatan produk ( Product Positioning)
Penempatan produk mencakup kegiatan merumuskan penempatan produk dalam persaingan dan menetapkan bauran pemasaran yang terperinci. Pada hakekatnya Penempatan produk adalah: Tindakan merancang produk dan bauran pemasaran agar tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Bagi setiap segmen yang dimasuki perusahaan, perlu dikembangkan suatu strategi penempatan produk. Saat ini setiap produk yang beredar dipasar menduduki posisi tertentu dalam segmen pasamya. Apa yang sesungguhnya penting disini adalah persepsi atau tanggapan konsumen mengenai posisi yang dipegang oleh setiap produk dipasar.


BAURAN PEMASARAN

Salah satu unsur dalam strategi pemasaran terpadu adalah Bauran Pemasaran, yang merupakan strategi yang dijalankan perusahaan, yang berkaitan dengan penentuan, bagaimana perusahaan menyajikan penawaran produk pada satu segmen pasar tertentu, yang merupakan sasaran pasarannya.

Marketing mix merupakan kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel mana dapat dikendalikan oleh perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen dalam pasar sasarannya. Variabel atau kegiatan tersebut perlu dikombinasikan dan dikoordinasikan oleh perusahaan seefektif mungkin, dalam melakukan kegiatan pemasarannya.

Dengan demikian perusahaan tidak hanya sekedar memiliki kombinasi kegiatan yang terbaik saja, akan tetapi dapat mengkoordinasikan berbagai variabel marketing mix tersebut, untuk melaksanakan program pemasaran secara efektif.

Menurut William J.Stanton pengertian marketing mix sccara umum adalah sebagai berikut: marketing mix adalah istilah yang dipakai untuk menjelaskan kombinasi empat besar pembentuk inti sistem pemasaran sebuah organisasi. Keempat unsur tersebut adlah penawaran produk/jasa, struktur harga, kegiatan promosi, dan sistem distribusi.

Keempat unsur atau variabel bauran pemasaran (Marketing mix) tersebut atau yang disebut four p’s adalah sebagai berikut:
1. Strategi Produk
2. Strategi Harga
3. Strategi Penyaluran / Distribusi
4. Strategi Promosi

*refrensi dari http://www.ilmu-marketing.com/2010/08/strategi-pemasaran/

kesimpulan saya adalah :
1. Segmentasi pasar diperlukan perusahaan agar dapat mempermudah perusahan untuk menetapkan sasaran pasar yang akan dituju untuk produknya dan agar efisiensi dan efektifitas perusahaan tetap terjaga. Lima penetapan strategi yang dapat di lakukan adalah Konsentrasi pasar tungga, Spesialisasi produk, Spesialisasi pasar, Spesialisasi selektif dan Peliputan keseluruhan untuk mengungguli pasar.

2.Bauran Pemasaran : bukan hanya bagaiman menjual produk tetapi bagaimana dapat membuat pelanggan bertahan lama dan merasa puas atas barang dan pelayanan kita.

Artikel yang saya ambil dari http://www.ilmu-marketing.com/2010/08/strategi-pemasaran/. menurut saya bagus dan dapat membantu saya untuk memahami dan mengerti apa itu segmentasi dan bauran.

Minggu, 09 Mei 2010

Kisi-kisi manajemen pemasaran

Jawaban :
1. Pendekatan ilmiah dalam penelitian pemasaran :
a) Eksploratif : mengungkapkan pendalaman suatu pandangan serta menjelaskan struktur kejadian.
b) Deskriptif : berusaha menjelaskan tingkatan / kaitan antar variable.
c) Kausalitatif : berusaha menjelaskan hubungan sebab akibat antara variable.

2. Yang mendukung sumber-sumber informasi pemasaran :
a) Analisis situasional, didapat dari :
Permintaan, lingkungan umum, persaingaan, lingkungan internal
b) Bauran pemasaaran, didapat dari : aspek baraang, aspek distribusi, aspek haarga , aspek promosi

3. Proses penelitian pemasaran :
a) Analisis situasi dan system informasi
b) Maksud penelitian dan identifikasi masalah
c) Tujuan penelitian
d) Estimasi nilai informasi penelitian
e) Rancangan penelitian

4. klasifikasi karakteristik jenis data :
a) Cara memperoleh : Data sekunder, data primer
b) Sumbernya : Internal, Eksternal
c) Jenis data : Kuantitatif, Kualitatif

5. faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pembelian konsumen :
a) Budaya : penentuan yang mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang
b) Sosial : terdiri dari kelompok referensi, keluarga, peranan dan status
c) Pribadi : meliputi usia dan tingkat daur hiduopnya, pekerjaannya, kondisi, ekonomi, gaya hidup
d) Psikologis : motivasi, persepsi, pembelajaran, keyakinan dan sikap

6. Variabel psikologis, variabel sosial, kondisi pada saat membeli yang berkontribusi pada pemecahan masalah keputusan pembelian personal, adalah
-Psikologis : mencakup fisik, pisikis, hasrat
-Sosial : pengaruh eksternal terhadap keputusan seseorang
-kondisi mempengaruhi yaitu terdesak, butuh atau hanya nafsu sesat

7. Marketer membentuk homogenitas pasar konsumen
a) Geografis ( wilayah, pemukiman, perkotaan)
b) Demografis ( usaha, jenis kelamin, pendapatan, pendidikan, pekerjaan)
c) Psikografis (sifat, motivasi, persepsi)
d) Kebiasaan ( membeli/ mengkomsumsi)

8. Proses segmentasi bagi calon pembeli :
a) Identifikasi basis segmentasi pasar
b) Mengumpulkan informasi pasar
c) Mengembangkan komposisi pemasaran
d) Estimasi masing-masing potensi segmen pasar
e) Analisis pekuang pasar
f) Penetapan penguasaan pasar

Pendekatan atribut :
a) iklan
b) Promosi
c) Spanduk
d) Discont

Ketahanan Nasional

KETAHANAN NASIONAL


Dengan singkat dapat dikatakan bahwa ketahanan nasional ialah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk dapat menjamin kelangsungan hidupnya, menuju kejayaan bangsa dan negara.

Hakekat Ketahanan Nasional Indonesia adalah keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemempuan menggambarkan kekuatan nasional untuk dapat menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional.


ASAS KETAHANAN NASIONAL


1. Pendekatan Kesejahteraan dan Keamanan
Konsepsi ketahanan nasional hakikatnya adalah konsepsi pengaturan kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan dan keamanan bagai satu keping mata uang, keduanya tidak dapat dipisahkan tetapi dapat dibedakan.

2. Komprehensif dan Integral
Ketahanan nasional dalam memecahkan masalah-masalah kehidupan nasional secara komprehensif integral (utuh menyeluruh), tidak dipandang dari satu sisi saja.

SIFAT-SIFAT KETAHANAN NASIONAL


1. Manunggal : Aspek kehidupan bangsa Indonesia dikelompokkan ke dalam delapan gatra atau astagatra.

2. Mawas ke dalam dan Mawas ke luar : Ketahanan nasional terutama diarahkan pada diri bangsa dan negara sendiri.

3. Kewibawaan : Makin meningkatnya pembangunan nasional, akan meningkatkan ketahanan nasional.

4. Berubah menurut Waktu : Ketahanan nasional, sebagai kondisi bangsa tidak selalu tetap, tergantung dari upaya bangsa dalam pembangunan nasional dari waktu ke waktu dan ketangguhannya menghadapi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

5. Tidak Membenarkan Adu Kekuatan dan Adu Kekuasaan : Konsep ketahanan nasional tidak hanya mengutamakan kekuasaan fisik tetapi juga kekuatan moral yang dimiliki suatu bangsa.

6. Percaya Pada Diri Sendiri : Ketahanan nasional ditingkatkan dan dikembangkan didasarkan atas kemampuan sumber daya yang ada pada bangsa dan sikap percaya kepada diri sendiri.

Senin, 05 April 2010

Wawasan Nusantara, ZEE, Teritorial dan Kontinen


PENGERTIAN WAWASAN NUSANTARA

Prof.Dr. Wan Usman : Wawasan Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam. 

Kelompok kerja LEMHANAS 1999 : Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan  persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. 

Sedangkan pengertian yang digunakan sebagai acuan pokok ajaran dasar Wawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia adalah: 
cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dengan tetap menghargai dan menghormati kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional. 
Landasan Wawasan Nusantara 
Idiil = Pancasila 
Konstitusional = UUD 1945



PENGERTIAN ZONA LAUT TERITORIAL, ZONA LANDASAN KONTINEN, ZEE

a. Zona Laut Teritorial
Batas laut Teritorial ialah garis khayal yang berjarak 12 mil laut dari garis dasar ke arah laut lepas. Jika ada dua negara atau lebih menguasai suatu lautan, sedangkan lebar lautan itu kurang dari 24 mil laut, maka garis teritorial di tarik sama jauh dari garis masing-masing negara tersebut. Laut yang terletak antara garis dengan garis batas teritorial disebut laut teritorial. Garis dasar adalah garis khayal yang menghubungkan titik-titik dari ujung-ujung pulau terluar. Sebuah negara mempunyai hak kedaulatan sepenuhnya sampai batas laut teritorial, tetapi mempunyai kewajiban menyediakan alur pelayaran lintas damai baik di atas maupun di bawah permukaan laut. Deklarasi Djuanda kemudian diperkuat/diubah menjadi Undang-Undang No.4 Prp. 1960.

b. Zona Landas Kontinen
Landas Kontinen ialah dasar laut yang secara geologis maupun morfologi merupakan lanjutan dari sebuah kontinen (benua). Kedalaman lautnya kurang dari 150 meter. Indonesia terletak pada dua buah landasan kontinen, yaitu landasan kontinen Asia dan landasan kontinen Australia. Adapun batas landas kontinen tersebut diukur dari garis dasar, yaitu paling jauh 200 mil laut. Jika ada dua negara atau lebih menguasai lautan di atas landasan kontinen, maka batas negara tersebut ditarik sama jauh dari garis dasar masing-masing negara.
Di dalam garis batas landas kontinen, Indonesia mempunyai kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada di dalamnya, dengan kewajiban untuk menyediakan alur pelayaran lintas damai. Pengumuman tentang batas landas kontinen ini dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Febuari 1969.

c. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE)
Zona Ekonomi Eksklusif adalah jalur laut selebar 200 mil laut ke arah laut terbuka diukur dari garis dasar. Di dalam zona ekonomi eksklusif ini, Indonesia mendapat kesempatan pertama dalam memanfaatkan sumber daya laut. Di dalam zona ekonomi eksklusif ini kebebasan pelayaran dan pemasangan kabel serta pipa di bawah permukaan laut tetap diakui sesuai dengan prinsipprinsip Hukum Laut Internasional, batas landas kontinen, dan batas zona ekonomi eksklusif antara dua negara yang bertetangga saling tumpang tindih, maka ditetapkan garis-garis yang menghubungkan titik yang sama jauhnya dari garis dasar kedua negara itu sebagai batasnya.

Pengumuman tentang zona ekonomi eksklusif Indonesia dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia tanggal 21 Maret 1980. Melalui Konfrensi PBB tentang Hukum Laut Internasional ke3 tahun 1982, pokok-pokok negara kepulauan berdasarkan Archipelago Concept negara Indonesia diakui dan dicantumkan dalam UNCLOS 1982 (United Nation Convention on the Law of the Sea) atau konvensi PBB tentang Hukum Laut. Indonesia meratifikasi Unclos 1982 melalui UU No.17 th.1985 dan sejak 16 Nopember 1993 Unclos 1982 telah diratifikasi oleh 60 negara sehingga menjadi hukum positif (hukum yang sedang berlaku di masing-masing negara).

Berlakunya UNCLOS 1982 berpengaruh dalam upaya pemanfaatan laut bagi kepentingan kesejahteraan seperti bertambah luas ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif) dan Landas Kontinen Indonesia.

Perjuangan tentang kewilayahan dilanjutkan untuk menegakkan kedaulatan dirgantara yakni wilayah Indonesia secara vertikal terutama dalam memanfaatkan wilayah Geo Stationery Orbit (GSO) untuk kepentingan ekonomi dan pertahanan keamanan. Ruang udara adalah ruang yang terletak diatas ruang daratan dan atau ruang lautan sekitar wilayah negara dan melekat pada bumi dimana suatu negara mempunyai hak yurisdiks.

Ruang daratan, ruang lautan dan ruang udara merupakan satu kesatuan ruang yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia, telah meratifikasi Konvensi Geneva 1944 (Convention on International Civil Aviation) sehingga kita menganut pemahaman bahwa setiap negara memiliki kedaulatan yang lengkap dan eksklusif terhadap ruang udara di atas wilayahnya, dan tidak dikenal adanya hak lintas damai. Jadi tidak satu pun pesawat udara asing diperbolehkan melalui ruang udara nasional suatu negara tanpa izin negara yang bersangkutan.